Minyak Wangi Shalimar dan Keharuman Bung Karno adalah kesatuan dalam penampilan kharismatik yang mempesona. Sebagai pemimpin besar yang punya daya pikat luar biasa, aura yang muncul dari sosok ketokohan Soekarno bukan saja wibawa, tetapi juga aroma wangi yang identik dengan wanginya Shalinar buatan Guarlain Paris.

Minyak wangi yang selalu digunakan Bung Karno itu, pernah suatu ketika digunakan oleh putranya, Guntur Soekarno, dalam acara hajatan keluarga kenalannya. Dan nyatanya, aroma itu memangbdikenal sebagai aromanya Bung Karno.

“Ini lho sampai harumnya kok ya persis Mas Karno,” ungkap seorang perempuan yang menyapa Guntur di acara tersebut.

Demikian Guntur menceritakan pengalamannya dalam buku Bung Karno & Kesayangannya.

Sebelumnya, istri Guntur yang sudah menyampaikan pendapat demikian saat berada di mobil berangkat ke acara. Mobil yang dinaiki keluarga itu dipenuhi aroma minyak Shalimar kareba Guntur memang menyemprotkan ke pakaian sebelum berangkat.

“Wah, Pah, rasanya mamih inget waktu naik mobil sama-sama Bapak dulu yaa….ruangan mobil kita baunya hatum seperti bau mobil Bapak,” ungkap Nyonya Guntur.

Guntur menceritakan, sepeninggalan Bung Karno, salah satu dari barang kesayangan yang tersisa adalah minyak wangi Shalimar. Minyak terakhir yang dibeli Bung Karno itu masih setengah botol ketika meninggal. Guntur pun menyimpan minyak wangi wangi shalimar itu di lemarinya hingga kini. Minyak wangi yang menurut Guntur punya kekuatan memikat. (RS)