Risma Cerita Perjuangan Luar Biasa Bung Karno Bangun GBK

Risma Cerita Perjuangan Luar Biasa Bung Karno Bangun GBK. Ketua DPP PDI Perjuangan, Tri Rismaharini, menceritakan cerita menarik tentang kompleks olahraga Gelora Bung Karno. Risma begitu ia disapa, mendapat cerita bersejarah dari sang ketua umum Megawati Soekarnoputri.

Kepada Risma, Megawati bercerita, bahwa saat kecil sering diajak berkeliling GBK oleh Bung Karno, Presiden RI.

“Ibu (Megawati) cerita saat kecil, ibu sering diajak ke sini oleh Presiden Soekarno. Jadi beliau cerita, tentang GBK ini,” kata Risma usai menanam pohon yang digelar PDI Perjuangan di Hutan Kota GBK Senayan, Jakarta, Minggu (21/3/2021).

Dari cerita itu, Risma yang bersamaan ikut menanam pohon di Hutan Kota GBK, merasa terpanggil. Selain karena hobinya menanam pohon, juga karena mendapat cerita dari Megawati dari sisi kesejarahan.

Risma menganggap, perjuangan Bung Karno luar biasa mencetuskan dan membangun GBK. Dulunya, kompleks seluas 284 hektare ini dibangun pada masa Bung Karno ketika Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 1962.

Kini GBK, tidak hanya jadi sarana olahraga, tapi telah dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau yang bisa dinikmati banyak orang.

“Kita bisa menikmati kawasan GBK sangat indah, yang mungkin sangat sulit ditemukan di Ibu Kota,” ujar Risma yang juga menjabat Menteri Sosial.

Pada kesempatan itu, Risma juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Sebab pengelolaan GBK di bawah kendali Kementerian Sekretaris Negara, para pengurus PDIP diberikan lahan agar menanam pohon.

Bersama Risma menanam pohon, hadir juga kader PDIP seperti Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Ketua Fraksi PDIP di DPR Utut Adianto dan Ketua DPP PDIP Bidang Sosial Ribka Tjiptaning. Sebanyak 300 pohon ditanam, diantaranya Baobab, Ebony, Merak, Pule. Dan ada pula berbagai jenis bunga, salah satunya mawar merah.

Semua tanaman tersebut diketahui kiriman dari Megawati Soekarnoputri yang kemudian kader menanamnya di Gelora Bung Karno.