Mobil Kesukaan Bung Karno, Kalau Inspeksi Pasukan Pakai Jeep Terbuka

Mobil Kesukaan Bung Karno, Kalau Inspeksi Pasukan Pakai Jeep Terbuka

Bung Karno menggunakan beberapa jenis dan merek mobil dalam kedinasannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Ketika dalam kedinasan untuk inspeksi pasukan pada upacara Hari Angkatan Perang tanggal 5 Oktober, Bung Karno biasanya menggunakan kendaraan Jeep terbuka merek Land Rover yang sudah dipermak (modified) dari negeri Inggris.

Warna Jeep yang dikendarai Bung Karno disesuaikan dengan warna Angkatan Perang yaitu kehijau-hijauan tua.

Sementara jika Bung Karno menghadiri upacara-upacara resmi seperti resepsi di Kedutaan-Kedutaan Besar; rapat-rapat umum hari ulang tahun organisasi massa dan partai politik; penyambutan Kepala Negara-Kepala Negara asing dimana Bung Karno datang dengan kapasitas maximal sebagai Presiden, biasanya kendaraan yang digunakan adalah mobil jenis-jenis mentereng seperti Cadillac atau Mercedes-Benz 600.

Menurut Guntur Soekarno dalam bukunya, Bung Karno dan Kesayangannya, dari dua merek ini Bapak lebih memilih Cadillacnya karena bentuknya lebih streamline dan lencir bila dibandingkan dengan Mercy-nya.

Atau kalau tidak yang kedua-duanya itu Bapak sering juga menggunakan mobil merek Chrysler Crown Imperial.

Mobil ini Bung Karno peroleh sebagai hadiah dari Raja Arab Saudi, Ibnu Saud waktu menunaikan ibadah haji di tahun 1955. Mobil itulah yang kemudian hari remuk akibat dibombardir granat dalam peristiwa di Perguruan Cikini.

Padahal, Bung Karno begitu menyayangi mobil itu, dan menjadi kenangan kuat karena hadiah dari Raja negara Islam yang sangat terkemuka itu. Namun, mobil itu dibikin jebol dan bolong-bolong dengan berondongan granat oknum pengikut Islam fanatik dan keblinger yang hendak membunuh Bung Karno.