Seniman Patung, Dunadi, mengungkapkan ada Kesulitan dalam Membuat Patung Bung Karno di Lemhannas

Seniman Patung Ungkap Kesulitan Membuat Patung Bung Karno di Lemhannas. Seniman Patung Dunadi menjelaskan proses pembuatan Monumen Bung Karno yang kini di-tempatkan di halaman depan Gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta Pusat. Seniman asal Yogyakarta itu pernah mendapatkan hal mistis mulai dari mimpi hingga peristiwa lainnya selama proses pembuatan patung.

“Kalau untuk gaib-gaib itu sebenar-nya ada dari segi mimpi, dari segi lain-nya, tetapi saya abaikan,” kata Dunadi di sela-sela peresmian Patung Bung Karno di Lemhannas RI yang di-hadiri Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri, Kamis (20/5/2021).

Menurut Dunadi, pembuatan patung berangkat dari ide Megawati. Lalu, ia mendapat perintah dari eks Wali Kota Solo FX Rudy Hadyatmo untuk memvisualisasikan Bung Karno menjadi patung.

“Jadi saya buat Bung Karno baca buku yang acuan-nya sesuai Patung Bung Karno di Blitar, yang dulu di-buat oleh Pak Sidharta. Beliau senior saya. Kemudian, kami menginginkan patung yang lebih besar lagi,” kata dia.

Patung setinggi empat meter itu pembuatannya selama empat bulan lebih. Prosesnya mulai dengan desain yang di-lanjutkan pembuatan maket sepanjang 30 cm. Selanjutnya, pihaknya melakukan proses cetak dan pengecoran. Yang di mana bahan dasarnya hasil peleburan dari tembaga, kuningan, dan seng sari.

“Kemudian kami lebur dan fisikkan ke dalam cetakan itu. Proses kerja itu kami menggunakan seniman pembantu sebanyak empat orang,” lanjutnya. Selain itu, terdapat sepuluh pembantu dan sekitar 60 orang pengecor.

Dunadi mengaku meski sudah 14 kali membuat patung Bung Karno, masih saja terdapat banyak kendala untuk membuat karyanya yang ke-15 ini. Dia pun mengaku banyak membaca literasi, masukan, hingga pandangan para pihak yang pernah menemui langsung Bung Karno.

“Karena setiap saya memvisualisasikan sesuatu karya, meskipun itu sama, tetap kami mempertanggungjawabkan, menghidupkan lagi,” kata dia.

“Karena membikin patung Bung Karno itu enggak gampang. Karena karakter beliau itu, orangnya itu, sebenarnya punya khas-khas tertentu. Orang bikin patung Bung Karno itu banyak, cuma untuk membuat karakternya, ruhnya, itu kan lain,” lanjutnya.

Dalam acara peresmian patung Bung Karno ini, selain Megawati, hadir juga Gubernur Lemhannas RI Letjen (purn) Agus Widjojo, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.