Pecel Favorit Bung Karno adalah pecel Mbok Rah dan Mbok Pin

Pecel favorit Bung Karno adalah pecel Mbok Rah dan Mbok Pin. Kalau sudah santap pecel, Presiden pertama Republik Indonesia ini begitu lahap, bahkan ibaratnya seperti di kejar setan.

Kegemaran Soekarno dengan menu pecel juga ia tunjukkan dengan selalu membawa sambal pecel ketika sedang melakukan kunjungan ke luar negeri.

Kolonel (Purnawirawan) Bambang Widjanarko, salah seorang mantan ajudan Bung Karno (1960-1965), menjadi saksi betapa keranjingannya sang presiden akan pecel. Hal itu ia tuangkan dalam bukunya Sewindu Dekat Bung Karno.  

Dia mengungkapkan, jika di luar negeri tak tersedia sayuran khusus untuk pecel seperti daun pepaya muda, tauge, daun kenikir dan kacang panjang, maka Bung Karno cukup puas hanya dengan menikmati sambal pecelnya saja yang selalu ia bawa kemanapun pergi. Biasanya Bung Karno mengoleskannya ke roti sebagai selai pengganti keju atau mentega.

Kesaksian senada, putra pertama Bubg Karno, Guruh Soekarno dalam bukunya, Bung Karno & Kesayangannya, mengungkapkan hal sama.

Menurut Guruh, ayahnya jadi pelanggan pecel Mbok Rah sejak 1950.

“Wah kalau Bapak sedang menikmati (pecel sayur), walaupun yang namanya revolusi Indonesia berhenti, pasti Bapak tidak akan ambil pusing!” ungkap Guruh.

Selalu Bawa Sambal Pecel ke Mancanegara

Bahkan ketika pulang ke Jakarta, lanjut Guruh, bumbu pecel Mbok Rah ia bawa serta. Bumbu itu pula yang menemani Soekarno dalam lawatan ke luar negeri. Terutama jika makanan di suatu negara tak satu pun yang cocok di lidahnya. Seperti di Mongolia di mana semua makanan selalu ada campuran susu kuda.

“Di sana setiap harinya bapak selalu makan roti dengan sambal pecel saja. Kadang-kadang juga dengan kecap,” ungkap Guruh.

Selain pecel Mbok Rah, Bung Karno juga keranjingan pecel Mbok Pin alias Rukiyem. Setiap Mbok Pin datang, wajah Bung Karno terlihat sumringah. Ia lantas berjongkok sembari menunjuk daun-daun yang ia gemarinya.

“Saya sampai hafal berapa banyak harus memberi sambalnya dan daun apa saja yang menjadi kesukaa Bung Karno,” kata Mbok Pin kepada Anjar Any, penulis buku Menyingkap Tabir Bung Karno.

Ibaratnya, dalam hal kegemaran Bung Karno dengan menu pecel adalah: “Ia bersantap seperti dikejar setan,” ungkap Howard P. Jones, eks Duta Besar Amerika Serikat di Indonesia seperti kutipan Anjar Any. (RS)

Simak juga di: https://youtu.be/fA4ftSngGno