Guru Besar UI Sebut Hubungan Soekarno dan Hatta Sangat Melekat.

Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Sri Edi Swasono mengatakan, hubungan antara dua Bapak Bangsa, Soekarno dan Hatta sangat melekat. Karena kedua petinggi negara tersebut saling menopang satu sama lain  untuk Indonesia.

Terutama soal kemakmuran rakyat. Edi menyatakan pandangan Bung Hatta soal sumber daya alam Indonesia harus di manfaatkan dengan baik sebelum dilakukan ekspor ke luar negeri.

Jika barang mentah di kelola dalam negeri, maka bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Keinginan Bung Hatta adalah membangun perekonomian negara untuk meningkatkan daya beli rakyat. Inilah konsep yang di bangun bung Hatta.

“Bung Hatta mengatakan di depan Bung Karno kalau kita bisa mengelola sendiri, jangan di kelola orang lain. Ini konsep yang mandiri sekali,” kata dia pada peringatan HUT Ke-199 Proklamator RI Mohammad Hatta yang di gelar oleh Badan Nasional Kebudayaan Pusat (BKNP) PDI Perjuangan secara virtual melalui akun @bknp pdiperjuangan di YouTube, Kamis (12/8/2021).

Menurut Edi, hubungan pribadi keduanya juga saling membantu satu sama lainnya.  Seperti kisah pribadi antara Soekarno-Hatta.

“Bung Karno menjadi saksi pernikahan Bung Hatta, sebaliknya Bung Hatta berkenan menjadi wali pernikahan Mas Guntur dan Mbak Henny atas permintaan Bung Karno. Karena Bung Karno saat itu tidak boleh meninggalkan rumah tahanan Wisma Yasoo,” terangnya.

Kepedulian Hatta

Edi melanjutkan, Hatta juga sangat peduli dengan Bung Karno. Bung Hatta sampai bersurat kepada Presiden Kedua RI Soeharto untuk membawa Soekarno ke rumah sakit karena gangguan kesehatan semakin parah.

“Dalam waktu 3 jam Bung Karno dikirim ke Rumah Gatot Subroto, ” ungkapnya.

Di sisi lain, lanjut dia, Bung Hatta dan Bung Karno merupakan pejuang demokrasi Ekonomi Indonesia

“Bunga Karno dan Bung Hatta orang utama yang sangat berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Bung Hatta berjuang di Eropa dan Bung karno di Indonesia,” tutupnya.

Acara ini di hadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sekjen Hasto Kristiyanto. Hadir juga di acara itu sejumlah Ketua DPP PDIP di antaranya Ahmad Basarah dan Tri Rismaharini, serta jajaran BKNP yang di pimpin ketuanya Aria Bima. Anggota DPR dari Fraksi PDIP Rano Karno dan Paryono, turut hadir di acara itu, bersama ratusan kader partai dari seluruh Indonesia.