Megawati Puji Konsep Koperasi Hatta. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan pentingnya mengimplementasikan ide ‘koperasi’ Bung Hatta untuk perekonomian masyarakat.

Megawati menilai, saat ini implementasi koperasi di Indonesia seperti maju mundur saja, bukan sesuai keinginan rakyat.

“Kenyataannya bagaimana melihat lapangan KUD (Koperasi Unit Desa, red) dulu akhirnya yang jadi pengurusnya bukan rakyat di desa, tapi kan pemimpin-pemimpin desanya. Akhirnya kita jalan, karena tidak mengerti yang di inginkan oleh rakyat itu apa,” ujar Megawati.

Hal itu di sampaikannya pada peringatan HUT Ke-199 Proklamator RI Mohammad Hatta yang di gelar oleh Badan Nasional Kebudayaan Pusat (BKNP) PDI Perjuangan secara virtual melalui akun @bknp pdiperjuangan di YouTube, Kamis (12/8/2021).

Ide Koperasi

Presiden RI Kelima ini mengajak para pemimpin untuk melihat kembali perjuangan Bung Hatta, melewati berbagai pertempuran, hingga melahirkan ide koperasi untuk kemandirian rakyat.

“Membangun koperasi itu maunya piye gitu loh. Yang di inginkan Bung Hatta itu loh, makmur, sejahtera, ada di UUD 1945 kita. Jangan seremonial-seremonial melulu,” papar Megawati.

“Maunya di apakan? Artinya harus kita pelihara anak-anak muda itu biar tahu. Kalian bisa ke luar negeri, tapi boleh lihat anak rakyat, karena enggak punya uang, nggak bisa sekolah,” sambung Ketua Dewan Pengarah BPIP ini.

Lebih lanjut, di tegaskan Megawati, di buang karena memperjuangkan kemerdekaan itu tidak enak. Berbeda dengan saat ini, dulu di penjara lebih banyak para politisi yang berjuang untuk rakyat.

“Jadi, tolonglah kumpulin untuk menindaklanjuti koperasi yang di inginkan Pak Hatta itu opo toh. Kok sampai sekarang enggak jalan? Itu pikiran saya, why (mengapa, red)? Itu ide bagus tetapi why ya?,” kata Megawati.

Acara itu di hadiri Sekjen Hasto Kristiyanto, dan putri Bung Hatta Meutia Farida Hatta. Hadir juga di acara itu sejumlah Ketua DPP PDIP di antaranya Ahmad Basarah dan Tri Rismaharini. Serta jajaran BKNP yang dipimpin ketuanya Aria Bima. Anggota DPR dari Fraksi PDIP Rano Karno dan Paryono, turut hadir di acara itu. bersama ratusan kader partai dari seluruh Indonesia.

Lalu, sebagai narasumber lainnya adalah Peneliti LIPI Asvi Warman Adam, Guru Besar Ekonomi UI Edi Swasono. dan Intelektual Sumbar Hasril Chaniago. Webinar dipandu Sejarawan Bonnie Triyana.